TERIMA KASIH SOB TELAH BERKUNJUNG DI BLOG ATMOSFERKU

Minggu, 03 Februari 2013

Belajar tentang ENERGI BUNYI



1.      Sumber energi bunyi
Coba kamu perhatikan ketika sedang bermain gitar, senar gitar yang kamu petik akan bergetar dan mengeluarkan bunyi. Jadi bunyi itu timbul karena adanya benda yang bergetar. Semua getaran benda yang dapat menghasilkan bunyi biasa disebut sumber energi bunyi. Banyaknya getaran yang terjadi dalam waktu satu detik dinamakan frekuensi. Bunyi yang frekuensinya teratur dinamakan nada. Sedangkan bunyi yang frekuensinya tidak teratur dinamakan desah.
Manusia hanya dapat mendengar bunyi yang frekuensinya berkisar antara 20 sampai 20.000 Hz. Bunyi yang jumlah getarannya sekitar 20 sampai 20.000 getaran disebut bunyi audiosonik. Bunyi yang getarannya kurang dari 20 Hz disebut infrasonik. Sedangkan bunyi yang jumlah getarannya lebih dari 20.000 Hz disebut bunyi ultrasonik. Bunyi infrasonik dapat didengar oleh hewan, misalnya jangkrik. Sedang bunyi ultrasonik dapat didengar oleh hewan, misalnya kelelawar dan lumba-lumba.

2.      Perambatan bunyi
Bunyi dapat merambat dari sumber bunyi ke tempat lain melalui media, media tersebut adalah benda gas, cair, dan padat.
a.       Bunyi merambat melalui benda gas
Contoh benda gas adalah udara. Jika hujan turun biasanya disertai petir dan kemudian terdengar suara Guntur. Suara Guntur ini terdengar karena adanya udara, suara Guntur merambat melalui udara sampai telinga kita.
b.      Bunyi merambat melalui benda cair
Jika kamu memukul kaleng didalam air maka kamu akan mendengar bunyi kaleng tersebut. Karena bunyi kaleng tersebut merambat melalui air.
c.       Bunyi merambat melalui benda padat
Tempelkan telingamu pada tiang/ tembok suruh temenmu untuk mengetok tiang/ tembok tersebut. Kamu akan mendengar bunyi ketokan temenmu, karena bunyi merambat melalui zat padat.
Klik Disini untuk lengkapnya

1 komentar :